Data Polymarket vs Kalshi: Apa yang Benar-Benar Tersedia, dan Cara Memakai Keduanya
Dari luar Polymarket dan Kalshi tampak serupa, tetapi data di baliknya sangat berbeda. Berikut rincian jujur per venue.
Polymarket adalah CLOB on-chain di Polygon dengan websocket yang menyiarkan order book secara live, tetapi tanpa arsip historis order book; Kalshi adalah bursa AS yang diregulasi CFTC dengan REST API yang rapi dan order book yes/no hingga 100 levels per sisi, namun juga tidak menyediakan kedalaman (depth) order book historis. Keduanya memberi Anda order book live dan keduanya tidak menyajikan riwayat depth-nya sendiri — kesenjangan inilah yang ditutup oleh penangkapan (capture) pihak ketiga.
Perbandingan berdampingan
| Polymarket | Kalshi | |
|---|---|---|
| Jenis | CLOB on-chain (Polygon) | Bursa AS yang diregulasi CFTC |
| Data pasar live | Websocket CLOB + REST | REST (orderbook, candlestick, trade) |
| Bentuk order book | Bid/ask per outcome | Yes/no, hingga 100 levels per sisi |
| Order book historis | Tidak disajikan oleh bursa | Tidak disajikan oleh bursa |
| Pasar kripto | Up/down, 5m–24h | 15m, per jam, harian, mingguan |
| Settlement | Resolusi / oracle | Harga referensi yang dipublikasikan saat expiry |
Polymarket: data live kaya, tanpa riwayat depth
Polymarket menjalankan central limit order book di Polygon. Websocket CLOB-nya menyiarkan pembaruan order book dan harga secara live, dan REST API-nya mengekspos markets, trade, serta endpoint prices-history. Yang tidak disediakannya adalah arsip historis berupa snapshot order book — begitu sebuah pembaruan book berlalu, bursa tidak membiarkan Anda memutarnya ulang. Untuk backtest yang bergantung pada resting book, Anda butuh penyedia yang menangkap websocket secara terus-menerus.
Kalshi: teregulasi, REST rapi, tetap tanpa arsip depth
Kalshi adalah bursa yang diregulasi CFTC, dan hal itu membentuk datanya: REST API yang rapi dengan markets, candlestick, trade, dan endpoint orderbook saat ini, yang dipartisi menjadi tier live dan historis. Namun tier historis mencakup trade dan candlestick, bukan kedalaman penuh order book sepanjang waktu — dan endpoint orderbook publik hanya menyajikan kondisi saat ini (current-state). Jadi, seperti halnya Polymarket, memutar ulang order book yes/no Kalshi sebagaimana adanya membutuhkan penangkapan pihak ketiga yang berkelanjutan.
Mengolah keduanya dalam satu skema
Kedua venue berbeda bentuknya — bid/ask per outcome milik Polymarket versus tangga (ladder) yes/no milik Kalshi — sehingga menyatukannya sendiri berarti dua loader dan dua model settlement. DepthFeed menormalisasi keduanya ke dalam satu skema kolumnar: array harga dan ukuran bid/ask, timestamp exchange dan receive dalam epoch-millis, serta harga referensi underlying yang di-join per snapshot, di seluruh tujuh aset kripto. Kode backtest yang sama dapat membaca venue mana pun.
Cara penangkapannya berbeda per venue, tetapi format keluarannya tidak: Polymarket ditangkap secara event-driven dari websocket CLOB (~10 ms median pengiriman live, terukur); Kalshi di-polling terus-menerus pada kedalaman penuh (kira-kira setiap 1,5 detik). Keduanya tiba sebagai JSON yang identik melalui REST API dan stream live WebSocket.
Key takeaways
- 01Polymarket adalah CLOB on-chain (Polygon); Kalshi adalah bursa AS yang diregulasi CFTC.
- 02Keduanya menyiarkan atau menyajikan order book live; tidak satu pun menyajikan riwayat kedalaman order book-nya sendiri.
- 03Order book Kalshi bertipe yes/no hingga 100 levels per sisi; order book Polymarket bertipe bid/ask per outcome.
- 04DepthFeed menormalisasi keduanya ke dalam satu skema sehingga satu backtest dapat membaca venue mana pun.
Dari luar Polymarket dan Kalshi tampak serupa, tetapi data di baliknya sangat berbeda. Berikut rincian jujur per venue.
Mulai gratis